Selasa, 11 Januari 2022

Hidayat: Wacana Presiden Tiga Periode Case Closed, Tapi Masih Ada yang Mengompori

 

Suara.com - Presiden Jokowi sejak lama menegaskan tidak setuju dengan wacana masa jabatan presiden maksimal tiga periode. 

Menurut Wakil Ketua MPR dari PKS Hidayat Nur Wahid menilai isu tiga periode masa jabatan presiden sebenarnya sudah case closed, tapi tetap ada yang menggorengnya.

"Menurut kami sudah case closed, tapi kan masih ada saja yang mengompori untuk membuka hal itu. Kalau menurut saya case closed, menurut Bang Fadjroel case closed, tapi yang mengompori ada saja," kata Hidayat dalam diskusi bertajuk "Amandemen UUD 1945 Untuk Apa?" secara virtual, Sabtu (11/9/2021).

Pimpinan MPR tidak memiliki agenda mengamandemen UUD 1945 yang menjadi dasar pengaturan masa jabatan presiden.

Lagipula amandemen UUD 1945 bukan domain pimpinan MPR, melainkan anggota MPR. Pimpinan MPR domainnya menyelenggarakan paripurna sesuai dengan legislasi yang berlaku, kata Hidayat.

"Jadi yang disampaikan bukan pimpinan MPR berkehendak, atau pimpinan MPR mengusulkan, tapi mungkin Pak Bamsoet (Ketua MPR RI) menyampaikan perkembangan yang terjadi di MPR di mana MPR melaksanakan amanah MPR sebelumnya yang merekomendasikan melakukan kajian," ujarnya.

MPR periode sekarang melaksanakan amanah periode sebelumnya yaitu kajian terkait sistem tata negara untuk menghadirkan Pokok-Pokok Haluan Negara.

Kajian tersebut berjalan dengan tetap memperhatikan dua fraksi yang tidak setuju dengan amandemen tapi setuju dengan adanya PPHN namun tidak melalui amandemen melainkan melalui UU saja. Salah satu fraksi yang tidak setuju yaitu PKS.

"Kajian itu dikelola di badan pengkajian di salah satu alat kelengkapan MPR yang diketuai Pak Djarot Syaiful Hidayat di bawah koordinasi Wakil Ketua MPR Pak Syarifuddin Hasan dan kemudian mereka laporkan kajian itu ke pimpinan MPR dan saya kira laporan itu yang disampaikan oleh ketua MPR kepada pak presiden di Istana Negara menyampaikan perkembangan pelaksanaan rekomendasi MPR sebelumnya berupa kajian terhadap GBHN ini."

BEST PROFIT

BESTPROFIT 

PT BESTPROFIT 

PT BEST PROFIT 

PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES 

sumber suara

Senin, 10 Januari 2022

Soal Sesajen Dirusak Pria Berjenggot, Gus Nadir: Iman yang Rapuh!

 

uaraJawaTengah.id - Tokoh  muda Nahdatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau biasa disapa Gus Nadir ikut menyorot soal beredarnya video pria berjenggot merusak sesajen di Gunung Semeru. 

Gus Nadir menyebut pelaku yang membuang dan merusak sesajen itu tidak mencermiankan umat Islam yang ramah. Namun ia menyebut pria itu memiliki iman yang rapuh. 

"Lihat Salib, kamu cemas. Lihat sesajen, kamu galau. Lihat patung, kamu gelisah. Iman yg rapuh selalu tak nyaman," kata Gus nadir melalui akun twitter yang dikutip Senin (10/1/2022)

Gus Nadir pun meminta pelaku untuk belajar lagi soal agama yang ia peluk. Selain itu, ia menjelaskan Islam di Indonesia adalah yang menerima keragaman. 

Jika kamu hapus semuanya pun imanmu gak akan tambah kuat, karena masalahnya bukan pada mereka, tapi pada dirimu sendiri. Belajarlah untuk beragama dalam keragaman," tulis gus nadir. 

Diketahui, beredar sebuah video seorang pria berjenggot membuang dan menendang sesajen warga di Gunung Semeru di media sosial. 

Belum jelas betul identitas pria tersebut. Namun Ia nampak berjenggot, memakai peci, kemudian mengenakan rompi hitam dan sarung abu-abu. Pada dada sebelah kirinya ada logo bendera Indonesia merah dan putih.

"Ini yang membuat murka Allah ya. Jarang sekali disadari bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah. Hingga Allah menurunkan azabnya, Allahu Akbar," demikian pria dalam video itu sambil menunjuk dua nampan sesajen di bawahnya.

Setelah itu Ia membuang salah satu sesajen, sementara satunya ditendang ke bawah jurang. 

BEST PROFIT

BESTPROFIT 

PT BESTPROFIT 

PT BEST PROFIT 

PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES 

sumber suara

Jumat, 07 Januari 2022

Pamsimas Mampu Merajut Kembali Semangat Gotong Royong Masyarakat


 Suara.com - Keterlibatan masyarakat dalam Program Pamsimas dimulai dengan membentuk

Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) dari tingkat basis paling bawah, yaitu dusun.

Proses ini mencerminkan keterwakilan masyarakat, dengan melibatkan kaum
perempuan. Organisasi bentukan masyarakat seperti halnya KKM telah memiliki kekuatan hukum dan dapat merencanakan, melaksanakan dan memastikan pemeliharaan keberlanjutan.

Program dibicarakan dan dimusyawarahkan bersama dengan keterlibatan sebanyak mungkin warga. Program juga dilaksanakan secara bersama-sama oleh warga. Di beberapa desa, pembiayaan Program Pamsimas bahkan dimulai dari urunan warga.

Cara ini tak hanya memuculkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab di kalangan masyarakat terhadap program dan bangunan yang dibuat, namun juga membangun solidaritas dan kerjasama antar warga.

Pamsimas mampu merajut kembali semangat gotong royong ketika kecenderungan individualistik makin mengemuka.

Warga Banti, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan misalnya, bersama-sama menggali dan mengganti pipa air yang rusak atau bocor sepanjang kurang lebih 19 kilometer, yang membentang dari desa ke sumber air yang berada di kecamatan lain.

Kebersamaan juga menumbukan semangat untuk mempelajari hal-hal baru, termasuk ketrampilan manajerial dan kewirausahaan di desa.

Di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang berdekatan dengan Taman Nasional Gunung Bromo-Tengger-Semeru, warga membentuk badan usaha pengelolaan air dan sanitasi bernama “Tirta Sari Utama”. Ada inisiatif sejenis di banyak desa lain.

Di Desa Dalan Lidang, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, warga menggunakan aplikasi digital untuk melakukan seluruh pencatatan pengelolaan layanan air minum.

Semangat bekerjasama dan ketrampilan berorganisasi merupakan modal sosial penting yang tidak hanya berguna dalam membangun sarana air minum dan pengolelolaannya secara berkelanjutan, tapi juga untuk banyak program lain, baik program pemerintah nasional, lokal desa, maupun inisiatif masyarakat sendiri.

sumber SUARA

Kamis, 06 Januari 2022

Resmi Jabat Deputi Gubernur BI, Juda Agung Singgung Ekonomi Nasional Hingga Iklim


Suara.com - Juda Agung dan Aida S. Budiman per hari Kamis (6/1/2021) secara resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia usai mengucap sumpah di depan Ketua Mahkamah Agung, Dr. H. Muhammad Syarifuddin S.H, M.H.

Usai pelantikannya, Juda Agung menjanjikan akan terus meningkatkan kerja sama dengan Gubernur beserta seluruh Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia  terkait tantangan perekonomian nasional ke depan, antara lain digitalisasi, UMKM, inklusi keuangan, dan perubahan iklim (climate change).

"Serta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah dan otoritas lain dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Mengutip Warta Ekonomi, Aida S. Budiman dalam kesempatan itu juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan akan terus berupaya menjaga amanah dengan memberikan ikhtiar yang terbaik untuk NKRI.

Saya siap untuk bekerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah, otoritas terkait, dan seluruh pihak dalam mendukung pembangunan dan pemulihan ekonomi guna mewujudkan Indonesia Maju," tukasnya.

Juda Agung dan Aida S. Budiman ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 147/P Tanggal 24 Desember 2021. Masa jabatan ini berlaku selama 5 (lima) tahun.

BEST PROFIT

BESTPROFIT 

PT BESTPROFIT 

PT BEST PROFIT 

PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES

sumber suara


 

Rabu, 05 Januari 2022

Defisit Batubara, Indonesia Diambang Krisis Energi?

 

Suara.com - Indonesia terancam menghadapi krisis listrik akibat defisit pasokan batubara di pembangkit PLN. Ketersediaan batubara diperkirakan di bawah batas aman untuk mencukupi kebutuhan selama 15 hari.

Pemerintah pun melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru-baru ini mengeluarkan kebijakan pelarangan ekspor batubara bagi perusahaan batubara.

Kebijakan ini diberlakukan selama satu bulan, terhitung sejak 1 Januari hingga 31 Januari 2022. 

“Keputusan pemerintah yang bahkan harus menarik rem darurat dengan menghentikan secara total ekspor batubara guna menjamin pasokan kebutuhan batubara domestik menunjukkan bahwa kondisi ketahanan energi kita benar-benar tidak aman dan di ambang krisis,” ujar Andri Prasetiyo, peneliti Trend Asia, Selasa (4/1/2022).

Masalah pasokan batubara PLN disebabkan karena perusahaan-perusahaan tidak taat memenuhi ketentuan wajib pasok dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO).

Puncak persoalan yang terjadi saat ini sejatinya dapat diprediksi dan seharusnya dapat diantisipasi sejak awal. Sejak pertengahan 2021, ketika harga batubara global mulai melambung, pemerintah sudah menyoroti praktik ketidakpatuhan DMO.

Hingga akhirnya muncul surat keputusan pelarangan ekspor terhadap 34 perusahaan. Praktik sanksi tersebut nyatanya juga tidak mampu memberikan efek jera dalam mendorong kepatuhan.

Pemerintah sudah terlanjur menempatkan batubara sebagai bauran energi utama dan belum dapat melepaskan diri secara signifikan. Alhasil, ketika rantai pasoknya bermasalah, bayang-bayang krisis energi terasa begitu dekat. Untuk mengatasinya, sanksi tegas berupa pencabutan izin setiap perusahaan yang tidak patuh DMO seharusnya tidak hanya menjadi sebatas ultimatum Presiden, tetapi harus segera dilakukan,” katanya.

Pada tanggal 31 Desember 2021 Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan surat Nomor B-1605/MB.05/DJB.B/2021 tentang pemenuhan kebutuhan batubara untuk kelistrikan umum.

BEST PROFIT

BESTPROFIT 

PT BESTPROFIT 

PT BEST PROFIT 

PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES

sumber suara

Selasa, 04 Januari 2022

Palembang Diguyur Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 5 Daerah di Sumsel Bakal Hujan

 

SuaraSumsel.id - Palembang diguyur hujan Jumat (31/12/2021) pagi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memperingatkan jika cuaca Sumatera Selatan pada 31 Desember 2021 berpotensi hujan sedang hingga lebat.

Berikut lima daerah di Sumsel yang diprakirakan akan hujan pada hari ini. Hujan ini disertai petir dan kilat dengan angin kencang. Berikut sejumlah daerah di Sumatera Selatan yang diprediksi hujan.

  1. Kabupaten Ogan Komering Ilir: Mesuji, Air Sugihan,
  2. Kabupaten Muara Enim: Muara Belida,
  3. Kabupaten Banyuasin: Banyuasin Ii, Banyuasin Iii, Pulau Rimau, Betung, Muara Padang, Muara Telang, Makarti Jaya, Talang Kelapa, Rantau Bayur, Tanjung Lago, Muara Sugihan, Air Salek, Suak Tapeh, Sembawa, Air Kumbang,
  4. Kabupaten Ogan Ilir: Indralaya, Pemulutan, Indralaya Utara, Indralaya Selatan, Pemulutan Selatan, Pemulutan Barat,
  5. Kota Palembang: Ilir Barat I, Sukarami, Kemuning, Gandus, Kertapati, Alang-alang Lebar, dan sekitarnya.

Hujan kemudian meluas ke wilayah

1. Kabupaten Lahat: Kikim Timur,

2. Kabupaten Musi Banyuasin: Sungai Lilin, dan sekitarnya.

Prakiraan cuaca ini akan berlangsung hingga menjelang malam pergantian tahun 2021

BEST PROFIT

BESTPROFIT 

PT BESTPROFIT 

PT BEST PROFIT 

PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES 

sumber suara

Senin, 03 Januari 2022

Tutup 2021, Harga Minyak Cetak Rekor Tertinggi selama 12 Tahun Terakhir

 

Suara.com - Harga minyak turun satu persen pada hari perdagangan hari terakhir 2021 lalu, tetapi mencatatkan pembukukan kenaikan tahunan terbesar dalam 12 tahun terakhir.

Kondisi ini didorong oleh pemulihan ekonomi global dari kemerosotan Covid-19 dan pengekangan produsen, ketika infeksi melonjak ke rekor tertinggi di seluruh dunia.

Pada hari terakhir 2021, minyak mentah berjangka Brent berada di jalur untuk mengakhiri tahun dengan naik 53 persen.

Sementara minyak mentah berjangka AS menuju kenaikan 57 persen, kinerja terkuat untuk dua kontrak acuan sejak 2009, ketika harga melonjak lebih dari 70 persen.

Menurut Kepala Ekonom CommSec Craig James, Delta dan Omicron dan segala macam penguncian (lockdown) dan pembatasan perjalanan, tetapi permintaan minyak tetap relatif kuat.

"Anda dapat mengaitkannya dengan efek stimulus yang mendukung permintaan dan pembatasan pasokan,” katanya dikutip CNBC.com, Senin (3/1/2022).

Namun, setelah naik selama beberapa hari berturut-turut, harga minyak terhenti pada hari Jumat karena kasus Covid-19 melonjak.

Lonjakan ini merupakan tertinggi pandemi baru di seluruh dunia, dari Australia hingga Amerika Serikat, dipicu oleh varian virus corona omicron yang sangat menular.

Minyak mentah berjangka Brent turun 86 sen, atau 1,1 persen menjadi 78,67 dolar AS per barel.

Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 80 sen, atau 1 persen menjadi 76,19 dolar AS per barel.

Pakar kesehatan AS memperingatkan orang Amerika untuk bersiap menghadapi gangguan parah dalam beberapa minggu mendatang.

Tingginya tingkat infeksi kemungkinan akan memburuk di tengah meningkatnya perjalanan liburan, perayaan Tahun Baru, dan pembukaan kembali sekolah setelah liburan musim dingin.

Dengan harga minyak mendekati 80 dolar AS, James mengatakan, dia mengharapkan Organisasi Negara Pengekspor Minyak, Rusia dan sekutu, bersama-sama disebut OPEC+.

Rencananya adalah menambah pasokan 400.000 barel per hari setiap bulan ketika mereka bertemu pada 4 Januari, karena mereka terus mengurangi pengurangan produksi tajam yang diterapkan pada 2020.

Sumber Suara