Rabu, 30 Juni 2021

PKB Sehati dengan Jokowi soal Kampus Jangan Halangi Mahasiswa Berekspresi

 


Jakarta - PKB setuju dengan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pihak universitas tidak menghalang-halangi mahasiswanya berekspresi. Ketua DPP PKB Daniel Johan mengingatkan dampak buruk bagi dunia pendidikan Tanah Air jika mahasiswa tidak diberi kebebasan berekspresi.

"Setuju banget. Kampus tanpa kebebasan berpikir dan berbicara bagaimana bisa menjadi kekuatan intelektual dan perubahan? Ilmu pengetahuan membutuhkan kemerdekaan berpikir, kritis, dan bernalar. Tanpa antitesa tidak muncul sintesa. Akan suram masa depan ilmu pengetahuan," kata Daniel kepada wartawan, Selasa (29/6/2021).

Daniel menilai dunia mahasiswa mirip dengan dunia milenial yang kerap berperilaku nyentrik. Namun Daniel tak mempersoalkan selama tujuannya baik.

"Dunia mahasiswa itu mirip-mirip dengan dunia milenial yang sering nyentrik untuk menarik perhatian, sehingga batas-batas etik kadang terusik. Tapi, selama spirit dan jiwanya menuju yang lebih baik, dapat kita maklumi dan diterima masyarakat," tutur Daniel.

Karena itu, Daniel juga meminta pihak universitas tidak menghalangi mahasiswanya menyampaikan kritik kepada pemerintah. Anggota DPR RI itu lagi-lagi mengingatkan bahwa pembungkaman ekspresi mahasiswa akan berdampak buruk terhadap universitas.

"Bisa suram dunia kampus kita (jika menghalangi kritik dan ekspresi mahasiswa)," kata dia.

Jokowi: Kritik Boleh, Kampus Jangan Halangi

Presiden Jokowi sebelumnya menanggapi posting-an Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait 'Jokowi King Of Lip Service'. Jokowi mengatakan hal ini merupakan bentuk ekspresi kritik dari mahasiswa.

"Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa, ini negara demokrasi jadi kritik boleh-boleh saja," ujar Jokowi dalam keterangannya yang ditayangkan di akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/6/2021).

Jokowi mengatakan pihak universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa dalam menyampaikan ekspresi. Namun, Jokowi mengingatkan adanya budaya tata krama dan sopan santun.

"Universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi. Tapi ingat kita ini memiliki budaya tatakrama budaya kesopansantunan saya kira biasa," tuturnya.

sumber detik

Selasa, 29 Juni 2021

GeNose, Semula Deteksi Narkoba Lalu Virus Corona

 


Jakarta - Bersama Prof Kuwat Triyana dan peneliti lainnya dia mengembangkan alat pendeteksi Covid-19, GeNose. Alat ini merupakan penyempurnaan dari Electronic Nose (ENose), untuk deteksi narkoba dan halal.
(jat/jat)


sumber detik

Senin, 28 Juni 2021

Guncangan Gempa M 5,3 Gunungkidul Terasa hingga Tulungagung

 


Tulungagung - 

Gempa magnitudo (M) 5,3 terjadi di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Guncangan gempa bumi yang berpusat di selatan Gunungkidul itu terasa hingga wilayah Tulungagung, Jawa Timur dan daerah sekitarnya. 

BEST PROFIT

Salah seorang warga Tulungagung Ali, mengatakan guncangan gempa terasa cukup kuat. Namun gempa hanya berlangsung singkat. BESTPROFIT

"Lumayan kuat, tapi sebentar. Tadi saya pas di ruang tamu, tiba-tiba ada getaran gempa," kata Ali, Senin (28/6/2021). PT BESTPROFIT 

Menurutnya, meksipun terasa, guncangan gempa itu tidak sampai merusak struktur bangunan yang ada di rumahnya maupun lingkungan sekitar. PT BEST PROFIT

"Aman, Alhamdulillah nggak ada yang rusak," ujarnya. PT BESTPROFIT FUTURES

Sementara BMKG merilis pada akun Twitter @infoBMKG, gempa tersebut terjadi pukul 5.15 WIB, dengan kekuatan 5,3 magnitudo dan berpusat di kedalaman 48 kilometer, 55 kilometer barat daya Gunungkidul Yogyakarta. BEST PROFIT FUTURES

"#Gempa Magnitudo: 5.3, Kedalaman: 48 km, 28 Jun 2021 05:15:29 WIB, Koordinat: 8.49 LS-110.59 BT (55 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY), Tidak berpotensi tsunami," tulis @infoBMKG.


sumber detik

Jumat, 25 Juni 2021

Disdik Sulbar Kirim Guru ke Desa Tempat Pelajar Bergantung di Tali Jembatan

 


Jakarta - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, Gufran Darma Dirawan mengaku prihatin dengan kondisi anak sekolah yang bergelantungan di tali jembatan rusak di atas sungai di Dusun Rantelelamun, Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Disdik Sulbar akan mengirimkan guru untuk mengajar di desa itu guna mempermudah belajar anak-anak. BEST PROFIT

"Kami akan segera memberi perhatian untuk memudahkan anak-anak itu agar bisa tetap belajar, tanpa harus bergelantungan di tali jembatan," kata Gufran kepada wartawan, Jumat (25/6/2021). PT BESTPROFIT

Gufran mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa guru sekolah untuk mencari solusi agar para siswa yang tinggal di desa Pamoseang bisa bersekolah dengan aman. Solusi yang disepakati adalah guru yang akan datang ke desa Pamoseang.

"Saya sudah berkomunikasi ke sana, beberapa guru bersedia ke Dusun Pamoseang untuk memberi pembelajaran, sehingga anak-anak tidak lagi harus bertaruh bertaruh nyawa untuk mengakses pembelajaran," ujarnya.

Menurut Gufran, cara itu dilakukan sebagai wujud komitmen untuk kepentingan pendidikan, sambil menunggu perbaikan jembatan. Ia menyebut, guru yang akan mendatangi Dusun Rantelelamun, akan menempuh jalan memutar menggunakan sepeda motor, dengan jarak cukup jauh melewati wilayah lain, BESTPROFIT

"Kami sudah pikirkan biaya operasional untuk teman-teman guru yang akan ke Dusun Rantelelamun, Desa Pamoseang sebagai guru keliling. Yang penting, anak-anak tidak lagi harus bertaruh nyawa untuk mengakses pembelajaran," tuturnya. PT BESTPROFIT FUTURES

ebelumnya diberitakan, puluhan anak usia sekolah asal Dusun Rantelelamun, harus bertaruh nyawa untuk ke sekolah. Mereka menyeberangi sungai dengan cara bergelantung pada tali jembatan gantung yang sudah rusak parah. BESTPROFIT FUTURES

Jembatan gantung yang menjadi akses utama dari dan menuju kampung halaman mereka, rusak parah diterjang banjir pada akhir bulan November tahun 2020 kemarin, membuat hampir semua lantai jembatan terlepas dan hilang.

Diketahui, jarak dari Dusun Rantelelamun menuju pusat Desa Pamoseang yang merupakan tempat sarana pendidikan SD Pamoseang, sekira 1,5 kilometer.

sumber detik

Kamis, 24 Juni 2021

Genting! 8 Situasi Ini Terjadi di Jateng-DIY Saat Dirundung Corona

 


Yogyakarta - Lonjakan kasus COVID-19 di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut berdampak pada penuhnya rumah sakit, stok oksigen kosong, hingga sejumlah pembatasan kegiatan masyarakat. BEST PROFIT

Berikut sejumlah dampak Lonjakan kasus COVID-19 yang menggila di Jateng-DIY:

Stok oksigen di agen Yogyakarta kosong

Kebutuhan oksigen di rumah sakit semakin tinggi menyusul banyaknya pasien COVID-19. Suplai oksigen dari distributor pun diprioritaskan ke rumah sakit, sehingga stok oksigen di agen kini mengalami kekosongan. BESTPROFIT 

"Sejak Senin (21/6) tempat saya sudah kosong. Tidak ada suplai," kata pemilik Abadi Oksigen, Priyo Bowo, saat dihubungi detikcom, Rabu (23/6/2021).

Priyo menjelaskan, sudah ada 25 konsumen yang mengantre untuk mendapatkan oksigen. Tapi, saat dirinya menanyakan ke distributor, tak mendapatkan jawaban pasti akan. mendapatkan jatah. PT BESTPROFIT 

Antre isolasi pakai mobil

Puluhan pasien positif COVID-19 mengantre menggunakan mobil pribadi hingga angkutan umum untuk bisa dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hal ini diakibatkan karena penuhnya ruang isolasi runah sakit. PT BEST PROFIT 

Pantauan di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (23/6/2021), antrean pasien Corona terlihat di sekitar ruang IGD RSUD Soewondo, Pati. Mereka yang tak memiliki mobil pun ada yang rela mengantre di kursi tunggu. PT BESTPROFIT FUTURES

3 RS di Brebes penuh

Tiga rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat ini tidak bisa menerima pasien Corona karena semua bed isolasi sudah terisi penuh. Tingkat keterisian atau bed occupancy rate (BOR) sudah 100 persen.

Salah satunya RSUD Brebes, terdapat 159 bed khusus COVID-19 yang semuanya sudah terisi pasien. Jumlah bed itu sudah termasuk bed tambahan sebanyak 51. Mereka berupaya menambah hingga 46 tempat tidur.



sumber detik


Rabu, 23 Juni 2021

Diskon Pajak Diperpanjang Sampai Akhir Tahun, Ini Daftarnya!

 


Jakarta - Pemerintah memberikan insentif pajak untuk dunia usaha dalam rangka membantu mengurangi beban mereka melewati pandemi COVID-19. Sejumlah insentif pajak yang akan habis tenggat waktunya akan kembali diperpanjang.

"Khusus insentif usaha ini pertanyaan yang muncul dari teman media ini termasuk ekstension untuk fasilitas pajak," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Jakarta, Senin (21/6/2021).

Ia menjelaskan, pemerintah memperpanjang insentif pajak PPh 21, PPH final UMKM, PPh 22 Impor, dan PPh 25 hingga akhir tahun.
(dna/dna)

sumber detik


Selasa, 22 Juni 2021

Misteri Fortuner Lepas Tembakan Dekat Kompleks Pati Polri

 


Jakarta
 - Pengemudi Fortuner bikin geger setelah meletuskan tembakan di dekat kompleks pati Polri. Peristiwa ini masih jadi misteri.BEST PROFIT

Dirangkum detikcom, Selasa (22/6/2021), aksi pengemudi Fortuner melepas tembakan di dekat kompleks pati Polri terekam dalam video yang beredar di media sosial. Pemobil Toyota Fortuner itu memperlambat lajunya. Kemudian, dia melepaskan tembakan ke udara. Belum diketahui siapa pengemudi tersebut. BESTPROFIT 

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol A. Akbar membenarkan peristiwa penembakan oleh pengemudi Fortuner tersebut. Peristiwa itu terjadi di Jalan Prof Joko Sutono, Melawai, pada Sabtu (19/6) malam. PT BESTPROFIT 

"Iya (penembakan oleh pengemudi Toyota Fortuner di dekat kompleks Pati Polri) masih dalam penyelidikan tim kita," ujar Kompol Akbar ketika dikonfirmasi, Minggu (20/6).

Sejumlah barang bukti ditemukan. Polisi mengamankan 2 selongsong peluru. PT BEST PROFIT

"Ada 2 selongsong yang kita temukan di TKP," jelas Kompol Akbar. PT BESTPROFIT FUTURES

Polisi telah meminta keterangan saksi-saksi di lokasi penembakan oleh pengemudi Fortuner. Sejumlah kamera CCTV yang merekam aksi penembakan itu juga diperiksa.

BESTPROFIT FUTURES 

sumber detik

Senin, 21 Juni 2021

BKN Sebut Soal Pancasila atau Al-Qur'an Sering Dipakai di Perekrutan Teroris

 


Jakarta
 - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyebut pertanyaan pilih Al-Qur'an atau Pancasila pada tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK merupakan pertanyaan berat. Bahkan menurutnya sering digunakan oleh teroris untuk merekrut calon-calon teroris.

"Ini sebetulnya pertanyaan berat. Kalau ada seseorang yang ditanya asesor pilih Al Quran atau Pancasila maka dia termasuk kategori berat," kata Bima di Jakarta, Sabtu seperti dilansir Antara, Minggu (20/6/2021).

Bima mengatakan ditanyakannya pertanyaan itu kepada para peserta TWK agar para asesor melihat respons dari peserta. Bima mengatakan bahwa jika seseorang memiliki pemahaman agama atau Pancasila yang terbatas maka dengan cepat akan menjawab agama.

Namun, jika peserta tersebut memiliki pemahaman agama yang lebih baik, ia akan bingung lantaran dalam agama ada unsur Pancasila dan Pancasila juga tidak bertentangan dengan agama.

"Jadi kebingungan inilah yang ditangkap oleh asesor sehingga mengetahui seseorang berada di level mana," ujar Bima.

Bima menegaskan makna dari pertanyaan memilih Pancasila atau Al Quran dalam TWK sejatinya bukan perkara Pancasila atau agama. Pertanyaan itu, kata Biman, melainkan lebih kepada melihat respons dari peserta.

"Perlu diketahui sebenarnya yang ingin dilihat asesor adalah respons dari pertanyaan, bukan jawabannya," kata dia.

Jumat, 18 Juni 2021

Kisah 'Mentari Terbit di Utara' di Jeneponto

 


Jeneponto - Warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibuat geger dengan penampakan matahari terbit dari utara. Warga lalu merekam video momen matahari terbit dari utara dan kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang viral, tampak perekam video mengarahkan kamera ke arah matahari yang disebutnya terbit dari utara. Dalam keterangan perekam, video matahari terbit dari utara itu diambil di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binamu, Jeneponto pada Kamis (17/6/2021) lalu.

Masih dalam video viral, tampak sejumlah guru MAN Binamu yang kebingungan menyaksikan matahari terbit dari arah utara.

"Saya katakan ini adalah keanehan karena sebelumnya saya belum pernah melihat di mana yang menjadi kebiasaan (matahari) terbit dari timur sebelah timur," kata perekam video.

"Tapi sekarang baru menjelang jam 8 pagi ternyata matahari sudah berada pada posisi utara, tidak biasanya terjadi seperti itu," lanjutnya.

Terkait fenomena ini, banyak juga warganet yang bertanya-tanya. Ada yang mencoba mengaitkan dengan tanda-tanda kiamat.

sumber detik


Kamis, 17 Juni 2021

Alasan Edhy Prabowo Beli Barang Mewah di AS: Hibur Istri Saat Anniversary

 


Jakarta
 - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, enggan disebut berfoya-foya saat berbelanja barang-barang mewah di Amerika Serikat (AS) dalam rangka kunjungan kerja. Edhy menyebut dia hanya ingin menghibur istrinya. BEST PROFIT


Awalnya, Edhy menjelaskan soal permintaan kepada sekretaris pribadinya, Amiril Mukminin, untuk mengganti kartu kreditnya. Hal itu ia minta agar bisa berbelanja dalam jumlah besar di AS. PT BESTPROFIT

"Saya minta Amiril untuk dibikinkan kartu kredit karena kartu kredit saya gold, saya minta yang platinum supaya bisa transaksinya cukup besar daripada gold hanya Rp 100 juta," kata Edhy saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Edhy Prabowo mengatakan telah meminta kartu tersebut seminggu sebelum keberangkatan ke AS. Dia akhirnya menerima kartu Debit Emerald Personal atas nama asisten pribadi istrinya, Ainul Faqih. BESTPROFIT

"(Saya minta) Seminggu sebelum berangkat ke AS. Tapi pelaksanaannya akhirnya nggak ada, saya nggak paksa, baru beliau (Amiril) terakhir nawari Emerald itu," jelasnya.

Edhy mengaku sempat tidak berani menggunakan kartu itu. Namun, Amiril meyakinkannya kalau kartu itu telah diisi menggunakan uang miliknya. PT BESTPROFIT FUTURES

"(Saya terima kartu debit) Pas saya di mobil menuju mau ke bandara. Saya tanya, 'Ini kartu bahaya nggak, ini punya orang saya pakai'. (Kata Amiril) 'Oh nggak pak, itu sudah saya isi pakai uang bapak'," kata Edhy. BESTPROFIT FUTURES

sumber detik

Rabu, 16 Juni 2021

Bus Terbalik di Timur Laut Meksiko, 12 Orang Tewas-10 Terluka

 


Meksiko - Sebuah bus terbalik di sebuah jalan raya di timur laut Meksiko. Setidaknya 12 orang tewas dan 10 orang mengalami luka-luka dalam kejadian ini.

Dilansir dari AFP, Rabu (16/6/2021), sembilan orang tewas di lokasi kecelakaan di negara bagian Tamaulipas dan tiga lainnya meninggal di rumah sakit, kata koordinator perlindungan sipil Pedro Granados kepada wartawan. 

Bus itu sedang melakukan perjalanan antara kota perbatasan Reynosa dan Monterrey di negara bagian Nuevo Leon yang bertetangga.

Jalan raya Tamaulipas dianggap salah satu yang paling berbahaya di Meksiko karena ancaman penculikan dan pemerasan oleh geng kriminal.

Namun otoritas negara bagian mengatakan tidak ada bukti bahwa kecelakaan itu dipicu oleh penjahat yang menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.

sumber detik

Selasa, 15 Juni 2021

Hadiah Mobil Bagi Warga Rusia Bila Bersedia Divaksin Corona

 


Jakarta
 - Pemerintah Rusia terus menggencarkan vaksinasi virus Corona (COVID-19). Tak tanggung-tanggung, pemerintah akan memberikan undian sejumlah mobil secara cuma-cuma kepada warganya yang mau divaksin. PT BESTPROFIT

Dilansir Reuters, Senin (14/6/2021) Ibu Kota Rusia, Moskow pada hari Minggu (13/6) waktu setempat melaporkan kasus baru Corona sebanyak 7.704. Penambahan kasus ini tercatat sebagai tambahan kasus harian tertinggi di Moskow sejak 24 Desember tahun lalu. BESTPROFIT

Sementara secara nasional, pemerintah Rusia melaporkan 14.723 kasus baru Corona dalam sehari. Angka ini merupakan tambahan kasus harian tertinggi sejak 13 Februari.

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin menuturkan kepada warganya untuk tidak bekerja pekan depan demi membatasi penyebaran Corona. Secara efektif dia menetapkan hari libur panjang. PT BESTPROFIT FUTURES

"Ini hanya solusi sementara," tulis Sobyanin dalam blog-nya pada Minggu (13/6) waktu setempat. BESTPROFIT FUTURES

"Untuk menghindari pembatasan baru dan mengamankan peningkatan situasi yang berkelanjutan, kita perlu secara signifikan mempercepat vaksinasi," imbuhnya.

Sementara itu, Sobyanin secara terbuka mengeluhkan rendahnya antusias warga yang bersedia divaksin Corona. Dia tidak menyebut angka terbaru untuk jumlah orang yang divaksin pada Minggu (13/6) waktu setempat.

Pada 21 Mei lalu, Sobyanin menyebut 1,3 juta orang dari 12 juta total populasi kota Moskow telah menerima suntikan dosis pertama.

Guna mendorong warga agar mau divaksin, Sobyanin mengumumkan bahwa siapa saja yang berusia 18 tahun ke atas dan telah menerima suntikan dosis pertama -- dari dua dosis vaksin Corona -- mulai dari 14 Juni hingga 11 Juli secara otomatis akan terdaftar dalam undian berhadiah mobil. BEST PROFIT

Sobyanin menjelaskan bahwa ada lima mobil yang bernilai 1 juta Ruble (Rp 197 juta). Mobil itu masing-masing akan diberikan secara cuma-cuma dalam undian setiap pekan.

Untuk diketahui, Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Corona untuk penggunaan domestik, sebelum uji coba skala besar dimulai. Negara ini mulai menyalurkan vaksin Corona buatan mereka, Sputnik V, pada Desember tahun lalu.

sumber detik 

Senin, 14 Juni 2021

Prostitusi ABG di Tangerang, KemenPPA Minta Polisi Usut Ortu

 


Dua orang ABG perempuan diamankan Satpol PP Kota Tangerang saat melakukan open BO di sebuah hotel. Salah satu ABG yang diamankan itu mengaku orang tuanya mengetahui pekerjaannya sebagai PSK. 

BEST PROFIT

Deputi Bidang Perlindungan Anak KemenPPA, Nahar mengaku miris mendengar hal tersebut. Dia pun mendorong polisi untuk menyelidiki kasus tersebut. BESTPROFIT

"Miris juga ya, anak melakukan orang tuanya mengizinkan, ini yang pasti kan memperlakukan anak secara tidak tepat, jadi kalau seandainya dia melakukan tindakan seperti itu lalu kemudian dibiarkan, maka sebenarnya dalam prosesnya harus didalami sama-sama," ujar Nahar saat dihubungi, Minggu (13/6/2021). PT BESTPROFIT 

Nahar mengatakan polisi dapat menggunakan Pasal 76 i Undang-undang perlindungan anak dalam menyelidiki kasus ini. Menurutnya, dalam undang-undang itu disebutkan setiap orang tidak boleh membiarkan dan menyuruh melakukan tindakan eksploitasi. PT BEST PROFIT

"Ini kan berarti dieksploitasi, jadi kalau misalnya orang tua membiarkan, lalu kemudian orang tuanya menyuruh melakukan ini kan jadi persoalan, kita harus cek, ini eksploitasi ekonomi? Eksploitasi seksual juga? Kan bisa gunakan pasal 76 i di undang-undang perlindungan anak," katanya. PT BESTPROFIT FUTURES

"76 i itu kan jadi setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan melakukan menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan, jadi ya sebaiknya ini didalami keterlibatan pihak-pihaknya, termasuk keterkaitan yang membiarkan," sambungnya. BEST PROFIT FUTURES

Lebih lanjut, Nahar mengimbau kepada setiap orang tua untuk menjaga dengan baik anak-anaknya. Sebab, merawat dan mendidik anak merupakan tanggung jawab orang tua. PT BEST PROFIT FUTURES

Sebelumnya diberitakan, Satpol PP Kota Tangerang mengamankan 2 ABG perempuan yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Salah satu ABG bahkan menjalani prostitusi tersebut atas sepengetahuan orang tuanya sendiri.

sumber detik

Jumat, 11 Juni 2021

Telepon Jokowi ke Kapolri Berujung Puluhan Pelaku Pungli Masuk Jeruji

 


Jakarta - 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menertibkan pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Usai telepon itu, Polri bergerak cepat. Puluhan pelaku pungli pun diamankan.

Jokowi awalnya menelepon Jenderal Sigit karena adanya keluhan dari para sopir truk kontainer terkait pungli. Sopir itu mengeluh maraknya premanisme di Tanjung Priok.

"Pak Kapolri, pagi, nggak... ini saya di Tanjung Priok banyak keluhan dari para driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar, pungli, di Fortune, di NBC PT, kemudian di Depo Dipa. Pertama itu. Yang kedua, juga kalau pas macet itu, banyak driver yang dipalak sama preman-preman. Ini keluhan ini, tolong bisa diselesaikan, itu aja Pak Kapolri," kata Jokowi seperti dalam video yang disiarkan YouTube Setpres, Kamis (10/6).

"Siap laksanakan, Bapak," jawab Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit kemudian merespons cepat instruksi Presiden Jokowi. Dia meminta jajarannya menuntaskan praktik pungli dan preman yang adi di Tanjung Priok.

Total 49 Pelaku Pungli Ditangkap

Polisi bergerak cepat menangkap pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah adanya perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Total hingga saat ini ada 49 orang yang diamankan.

"Yang kami amankan ada 49 orang dengan peran masing-masing dengan kelompok dan pos masing-masing diamankan. Dari ruang lingkup Polres Jakut mengamankan 42 orang dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok 7 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

Yusri mengatakan para pelaku pungli ini tersebar di beberapa titik atau dikenal dengan pos yang berada di sepanjang jalan menuju pelabuhan. Mereka masing-masing meminta uang kepada para sopir truk kontainer yang lewat.

"Saya ambil contoh ada lima pos ya. Di pos 1, Fortune saja di pintu masuk security harus bayar Rp 2.000. Kemudian pos 2 masuk, biayanya masuk lagi Rp 2.000. Masuk ke pos 3, itu harus bayar Rp 2.000-5.000. Ini saya ambil kecilnya karena kalau siang itu beda dengan malam. Pengawasan siang lebih ketat," ujar Yusri.

"Pengawasan bayar min Rp 5.000, terakhir keluar dipo harus bayar lagi Rp 2.000. Jadi total di Fortune ini sekitar Rp 15 ribu. Satu hari bisa 300 kendaraan kontainer lo. Coba dikalikan. Sekitar Rp 6 juta yang dikeluarkan oleh sopir-sopir. Kemudian perusahaan DKM, ada 4 pos. Total semua per 1 kontainer ada Rp 11 ribu. Sehari bisa Rp 350-500 ribu untuk kendaraan per 1 kontainer, belum lagi preman-preman yang di luar itu. Sengaja buat macet, kemudian ketok kaca, minta uang," lanjutnya.

Polisi menduga adanya keterlibatan 'orang dalam' terkait pungli, simak selengkapnya.

sumber detik

Kamis, 10 Juni 2021

2 Penyidik Perkara Bansos di KPK Dilaporkan ke Dewas

 


Jakarta - Dua penyidik KPK dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) dengan dugaan pelanggaran etik. Mereka dilaporkan oleh seorang saksi dalam perkara dugaan suap yang menjerat mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

Pelapor itu bernama Agustri Yogasmara alias Yogas. Namun Yogas enggan menyebut siapa dua penyidik yang dilaporkannya dan apa dugaan pelanggaran etiknya.

"Ya ada aduanlah, laporan dari saya gitu," ucap Yogas di gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC), yang juga menjadi kantor Dewas KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (10/6/2021).

Yogas sebelumnya dikaitkan dengan salah satu anggota DPR bernama Ihsan Yunus. Namun, dalam persidangan, Yogas menepisnya.

Dari informasi yang didapat detikcom dari salah satu sumber internal KPK, dua penyidik yang dilaporkan Yogas ke Dewas KPK adalah seorang pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) dan seorang lagi merupakan pegawai yang lulus. Keduanya menangani perkara dugaan suap eks Mensos Juliari terkait pengadaan bansos untuk penanganan COVID-19.

"Mungkin seperti itu (dugaan langgar etik), nanti tergantung tim majelis yang memutuskan sih, tapi intinya tim Dewas KPK hebat, sangat objektif," kata Yogas.

"Untuk (sidang) hasilnya belum tahu, tapi alhamdulillah tim majelis Dewas sangat baik sekali, sangat bijaksana sekali. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan alhamdulillah semuanya sudah berjalan dengan lancar," imbuhnya.

sumber detik

Rabu, 09 Juni 2021

Dalam 3 Hari, Kasus COVID-19 di Bangkalan Naik 240 Persen

 


Surabaya - Kasus positif COVID-19 di Bangkalan membeludak. Padahal, pada Sabtu (5/6) lalu, kasus aktif di Bangkalan masih berjumlah 56. Kini, naik sekitar 240 persen menjadi 190 kasus aktif.

"Untuk saat ini, Bangkalan menjadi daerah dengan kasus aktif terbanyak di Jatim yakni 190 kasus," ujar Jubir Satgas COVID-19 Jatim Dr Makhyan Jibril saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/6/2021).

Sejak IGD RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan lockdown pada Minggu lalu, kasus COVID-19 di Bangkalan meledak. Ditambah adanya random tes COVID-19 di Jembatan Suramadu.

Dari data Satgas COVID-19 Jatim, pada Minggu (6/6), kasus positif Corona di Bangkalan bertambah 25. Lalu pada Senin (7/6), bertambah 40. Pada Selasa (8/6) kemarin, bertambah 80 kasus. Total dalam 3 hari, ada penambahan 145 kasus baru di Bangkalan.

Dalam rentan 3 hari itu juga, jumlah pasien COVID-19 yang sembuh di Bangkalan hanya bertambah satu orang saja. Sedangkan pasien yang dinyatakan meninggal dunia selama tiga hari sebanyak 10 orang.

Dari 190 kasus aktif di Bangkakan, 150 pasien saat ini dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI). Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur Dr Soetrisno sudah memprediksikan pelonjakan kasus di Bangkalan.

"Isu terbaru, kasus COVID-19 meledak di Bangkalan, sebenarnya dari segi berita mengagetkan, tapi dari segi ilmu kita sudah memprediksikan," ujar Dr Soetrisno, Ketua IDI Jatim usai acara Restorasi Humanisme Pendidikan Kedokteran di Kantor DPW NasDem Jatim, Selasa (8/6/2021).

Soetrisno menilai, kepatuhan warga akan protokol kesehatan menurun. Hal itu diperparah dugaan munculnya varian COVID-19 baru di Bangkalan, Madura.

"Tipikal virus itu, semakin adanya pertemuan, rawan sekali menyebar, apalagi, kalau penerapan prokes mulai tidak disiplin. Soal varian baru juga, karena kita identifikasi di Bangkalan banyak teman kita yang bekerja migran pulang dan itu yang dicurigai. Tapi tetap saja bahwa varian baru tetap menunggu pemeriksaan genetik," terangnya.

SUMBER detik

Selasa, 08 Juni 2021

PPDB Jakarta dari Situs Error Hingga Masa Pengajuan Akun Diperpanjang

 


Jakarta - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB DKI Jakarta 2021 dimulai Senin, 7 Juni 2021 untuk jalur Prestasi dan jalur Perpindahan Orang Tua dan Anak Guru jenjang SMP, SMA, dan SMK. Sejumlah kendala ditemui pendaftar saat melakukan pengajuan akun pada situs https://ppdb.jakarta.go.id.

Ombudsman DKI Jakarta menemukan dua masalah di hari pertama PPDB DKI Jakarta Tahun 2021. Kepala Kantor Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh P Nugroho mengatakan salah satu yang disoroti kemampuan server mengatasi kunjungan tinggi.

"Pertama kemampuan server dalam mengatasi tingginya traffic pendaftaran sehingga orang tua mengalami kesulitan untuk mengakses laman pendaftaran dan pastinya bukan karena leletnya internet dari pihak orang tua karena infrastruktur internet Jakarta sangat memadai," kata Teguh saat dihubungi, Senin (7/6/2021).

"Kedua, ada keluhan dari orang tua siswa terkait kolom asal sekolah yang tidak kunjung muncul. Ini seperti yang terjadi dua tahun yang lalu," jelasnya.

Teguh mengatakan permasalahan ini membuat para orang tua kesulitan mengakses website pendaftaran. Dia meminta agar Dinas Pendidikan DKI Jakarta segera menyelesaikan masalah ini.

"Dinas Pendidikan DKI harus segera menyiapkan mitigasi agar problem ini bisa segera diantisipasi," ujarnya.

sumber detik


Senin, 07 Juni 2021

Kisah Manis Bertemu Jodoh dari Telepon Salah Sambung

 


Bandung - Siapa sangka wanita yang sedang mengalami patah hati ini, malah mendapatkan pria pengganti obat sakit hatinya melalui telepon salah sambung. Ia menjalin asmara dengan pria yang tidak ia kenal sama sekali dan menelepon rumahnya. BEST PROFIT

Wanita tersebut bernama Emma Kania yang menemukan jodohnya lewat telepon salah sambung. Ia ingat betul pada zaman 2000-an telepon genggam (handphone) belum se-populer saat ini. PT BESTPROFIT

Jika ingin berkomunikasi, ia hanya mengandalkan telepon umum dan telepon rumah. Saat itu Emma baru patah hati selalu menangis di kamarnya. BESTPROFIT

"Zaman dulu masih belum musim handphone, adanya telepon rumah dari salah sambung ealah jadi jodoh," kata Emma, Jumat (4/6/2021). PT BESTPROFIT FUTURES

Pada 2003, saat itu Emma sedang patah hati karena putus cinta. Tiba-tiba telepon rumahnya berdering, "Pas telepon nanyain siapa gitu awalnya sudah lupa tapi aku bilang salah sambung, ujungnya minta kenalan. Ya kali orang lagi patah hati ada yang mengajak kenalan cowok, ya di-iya-in aja," tutur Emma seraya tertawa. BESTPROFIT FUTURES

Wanita yang berasal dari Bandung, Jawa Barat ini menerima telepon dan pria bertanya nama yang tak ia kenal. Emma pun ingin mengakhiri panggilan telepon dari pria yang belakangan diketahuinya bernama Galih Purniawan. "Terus akhirnya sering telepon, nanya kabar dan lain-lain," kenangnya.

sumber detik


Jumat, 04 Juni 2021

Terry Putri Tak Ingin Buru-buru Menikah karena Pelarian



Jakarta - Terry Putri hingga saat ini masih betah dengan status jandanya. Ia pun mengatakan tak ingin buru-buru menikah dengan alasan pelarian karena butuh sosok pria.

"Aku mah sekarang kerasa banget emang butuh ya (pria), ternyata iya ya gue butuh pasangan. Tapi ya jangan lagi begitu ada kejadian ini kehidupannya lagi nggak enak malah bersuami, jadi serba salah," ungkap Terry Putri saat ditemui di kawasan Trans TV, Jakarta Selatan.

Meski mengaku sudah memiliki kekasih hati, Terry Putri tetap tidak ingin terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk menikah.

BEST PROFIT

BESTPROFIT 

PT BESTPROFIT 

PT BEST PROFIT 

PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES 

sumber detik

Kamis, 03 Juni 2021

Makelar Perkara di Internal KPK Bukan Isapan Jempol Semata

 


Jakarta - AKP Stepanus Robin Pattuju, eks penyidik KPK yang ditetapkan tersangka penerima suap sungguh mengagetkan publik. Oknum internal KPK yang bermain rasuah menjadi bukti bahwa adanya makelar kasus di KPK bukan isapan jempol semata.

AKP Robin merupakan penyidik dari Polri yang ditugaskan di KPK. Dia tengah diproses hukum di KPK karena diduga menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

"Terperiksa meminta uang dan untuk mengamankan saksi M Syahrial yang disepakati jumlahnya Rp 1,5 miliar. Untuk tahap awal sebagai biaya operasional, untuk tim, sejumlah Rp 200 juta," ucap Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK Albertina Ho, dalam pertimbangan putusan sidang etik AKP Robin, pada Senin (31/5/2021).

Dewas menyatakan Robin bersalah melanggar etik dan dipecat dari posisinya sebagai penyidik KPK.

Terungkapnya perkara AKP Robin, memunculkan sejumlah fakta lain yang menyebut bahwa AKP Robin tak hanya menerima suap dari M Syahrial. Ada sejumlah nama yang juga menyetor duit agar perkara di KPK tidak ditindaklanjuti.

sumber detik