Kamis, 26 April 2018

10 Perusahaan Besar yang Terima Pekerja Tanpa Ijazah, Google Hingga IBM


PT BESTPROFIT FUTURES - Memiliki ijazah pendidikan tinggi menjadi syarat wajib untuk melamar di sejumlah perusahaan. Namun tidak dengan 10 perusahaan besar berikut yang justru tidak memandang pekerja berdasarkan latar belakang akademisnya. Sejumlah perusahaan terkenal ini mengaku lebih melihat keinginan untuk belajar hingga komitmen untuk menerima seorang pegawai.


1. Google
Google menjadi perusahaan idaman banyak orang, terutama mereka yang menimba ilmu di jurusan komputer. Namun meski tidak punya latar belakang pendidikan di bidang tersebut, Anda tetap berkesempatan menjadi karyawan Google. Google menyatakan jika perusahaan merayakan perbedaan dan tidak mendiskriminasi orang berdasarkan latar belakang atau masa lalu. BESTPROFIT

"Di Google, kami tidak hanya menerima perbedaan, kami merayakannya, mendukungnya, dan kami mengembangkannya untuk kepentingan pegawai kami, produk kami, dan komunitas kami. Google bangga bisa menjadi tempat kerja dengan kesempatan yang sama dan perusahaan yang bertindak afirmatif," tulis Google. BEST PROFIT

2. Penguin Books Limited
Perusahaan penerbitan ini menghapus prasyarat memiliki gelar pendidikan untuk para pelamar mulai 2016. Dalam lowongan kerjanya, perusahaan itu menyatakan ingin membuka kesempatan dan menarik kandidat yang bervariasi ke dalam dunia penerbitan. Penguin Books Limited pun lebih melihat pekerja dari sisi potensial, kreativitas, kekuatan, dan ide dari pada akademis.

3. Apple
Ingin bekerja di Apple tapi tak punya gelar pendidikan tinggi? Hal tersebut tidak menjadi masalah asal Anda benar-benar potensial. Dilansir Cosmopolitan, pekerja memang dituntut memiliki 'kualitas Apple' namun bukan pendidikan formal.

4. IBM
Perusahaan komputer IBM pun tidak mengedepankan gelar sarjana saat mencari pegawai baru. Sang CEO Ginni Rometty mengatakan jika 15% pegawai mereka tidak datang dari universitas namun memang harus punya pendidikan vokasional atau pengalaman. Syarat ini berlaku terutama untuk jabatan, seperti CM Engagement Manager, Privacy Consultant, CRM Architect, atau Compliance Officer.

5. Virgin Media
Begitu dengan Virgin Media yang mengklaim tak butuh ijazah untuk para pelamar bisa diterima bekerja. "Kamu tidak butuh gelar atau PhD untuk bisa masuk ke Virgin Media Business. Jika kamu punya banyak common sense, keinginan untuk sukses, keinginan untuk mengedepankan pelanggan, dan mengutamakan kualitas kerja, kamu akan sukses," tulis perushaan di situsnya saat membuka lowongan untuk Sales Executives, Analysts hingga Account Manager.

6. Intel
Kemampuan dan kepribadian lebih diutamakan dalam mencari pegawai baru. Saat ini perusahaan teknologi pun lebih melihat bagaimana calon pekerja bisa beradaptasi dengan bisnis dan kemampuan lain yang bisa ditawarkan dari pada gelar. Begitu pun dengan perusahaan Intel.

"80% posisi kami adalah pekerja teknis dan kebanyakan membutuhkan gelar tertentu tapi kami juga melihat kemampuan di area lain termasuk marketing, keuangan, dan bisnis," kata regional manager Intel kepada Cosmopolitan.

7. Hilton
Anda yang bermimpi bekerja di sebuah hotel kenamaan mungkin bisa melirik Hilton. Perusahaan tersebut dikatakan akan memberi pekerja kesempatan untuk belajar dan berkembang tanpa melihat latar belakang pendidikan mereka. Meski tak punya gelar, diharapkan Anda punya pengalaman kerja di industri serupa.

8. Starbucks
Tak hanya menawarkan biaya pendidikan untuk para pegawai, Starbucks juga menerima mereka yang datang dari berbagai latar belakang. Termasuk jika tidak punya pendidikan formal. Starbucks lah yang akan membangun fondasi awal karier para pekerja muda.

"Lebih dari 50% pekerja kami di bawah usia 24 tahun jadi kami ingin sekali mendukung karier awal untuk orang-orang muda. Kami berkomitmen untuk mendukung generasi pekerja baru membangun kemampuan melalui Headstart atau program Apprenticeship tingkat 2-6 kami," tulis Starbucks.

9. PWC
Pada April 2017 lalu, perusahaan audit PWC mengatakan jika para pelamar yang masih mahasiswa bisa mulai bekerja di kantor mereka. Mereka bisa bekerja sebagai akuntan dan konsultan manajemen dengan program magang. Program tersebut juga mendukung para mahasiswa untuk belajar bekerja dan menempa karier dari bawah.

10. Ernst & Young
Ernst & Young adalah salah satu firma akuntasi besar pertama yang menghapus persyaratan mengenai latar belakang pendidikan untuk pelamar. Perusahaan itu menyatakan ingin membuka kesempatan untuk semua individu berbakat. Ernst & Young juga membuka magang untuk bidang asuransi, konsultasi hingga pajak.

Sumber : Detik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar